Jengkel, Puluhan Warga Timika Seret Kontraktor ke Kantor Polisi
TIMIKA, iNews.id - Puluhan warga Kompleks Irigasi, Kampung Mandiri Jaya, Kabupaten Mimika, Papua, memaksa seorang kontraktor mendatangi kantor polisi. Mereka merasa jengkel karena pelaku dinilai tak menepati janji untuk membangunkan rumah seperti yang sudah disepakati.
Warga menyeret seorang kontraktor atas nama Budi bersama istri dan anaknya, serta seorang kontraktor lain bernama John. Masyarakat di Kompleks Irigasi kecewa, karena pelaku tak juga memulai proyek pembangunan, padahal mereka sudah menyetorkan uang puluhan juta rupiah.
"Dia datang ke kami mengatakan ada proyek perumahan dari Kementerian PUPR. Karena masyarakat sebagian besar tidak punya rumah, kami ramai-ramai mendaftar," kata warga Ayub Wandibko saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2020).
Saat mendaftar itulah warga dimintai uang muka sebagai administrasi awal. Mereka membayarkan uang mulai dari Rp10 juta - Rp80 juta, tergantung jenis dan tipe rumah yang akan dibangun oleh Budi.
Namun setelah dua bulan berlalu, tanda-tanda akan dibangun perumahan di kompleks Irigasi tidak kunjung terealisasi sebagaimana kesepakatan awal antara warga dengan kontraktor tersebut.