Jenazah Tenaga Medis Korban KKB Tiba di Rumah Duka Sorong, Tangis Keluarga Pecah
“Anak kami Yermia Lobo bekerja di Rumah Sakit Pratama di Tambrauw. Dia tenaga medis. Jadi sama sekali tidak benar pernyataan kelompok yang melakukan penyerangan bahwa mereka aparat. Itu hoaks dan menyesatkan,” ujar Markus dikutip dari iNews Sorong Raya, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berdarah terjadi saat empat warga sipil, termasuk tiga tenaga medis, dalam perjalanan menuju Kota Sorong.
Rombongan berangkat sekitar pukul 11.00 WIT dari wilayah Tambrauw untuk berlibur. Namun di tengah perjalanan, mereka diserang kelompok bersenjata di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama. Dalam peristiwa tersebut, dua orang berhasil selamat. Sementara dua lainnya, yakni Yeremia Lobo dan Yohanes Edwintus Bido, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri. Selanjutnya, dilakukan proses visum di RSUD Sele Be Solu sebelum dibawa ke rumah duka.
“Kami berharap pihak keamanan dan pemerintah menanggapi serius peristiwa keji ini. Ini sudah berulang. Minggu lalu ada pegawai honorer yang diserang hingga meninggal dunia, sekarang terjadi lagi dan menimpa anak kami,” kata Markus.