"Jenazah kedua atas nama almarhum Laode Alwi dikeluarkan dari pesawat selanjutnya dimasukkan ke dalam ambulans milik masjid Al-Muhajirin dan dibawa menuju RSUD Kabupaten Mimika," ucapnya.
Saat ini kedua jenazah telah diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan. Jenazah Midun dibawa ke Makassar dan Laode Alwi ke Muna, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
Kedua keluarga korban penembakan mendapat santunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak masing-masing Rp100 juta dan dari organisasi kerukunan masing-masing daerah asalnya.
“Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran. Cukup adik saya jadi korban terakhir. Kami serahkan ke aparat untuk penyelesaiannya,” ujar kakak kandung almarhum Midun, Edi Bahreini.
Sebelumnya, KKSB menembak mati kedua korban di depan Jembatan Gantung Muara, Kampung Amungi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Kamis (26/9/2019) pukul 12.53 WIT. Saat ini personel gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap KKSB pelaku penembakan tersebut.
Editor: Donald Karouw