Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wanita Obesitas di Situbondo Terperosok Septic Tank Sedalam 4 Meter, Evakuasi Dramatis!
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Rumah Tangga di Mimika Babak Belur Dipukul Adik Kandung yang Mabuk

Kamis, 25 Maret 2021 - 08:50:00 WIB
Ibu Rumah Tangga di Mimika Babak Belur Dipukul Adik Kandung yang Mabuk
Korban penganiayaan di Mimika melapor polisi. (Foto: iNews/Nathan Making).
Advertisement . Scroll to see content

TIMIKA, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Mimika, Papua, melaporkan adik kandungnya ke polisi. Dia dalam kondisi babak belur setelah dipukuli oleh pelaku yang sedang mabuk minuman keras (miras).

Korban berinisial A mendatangi Polsek Mimika Baru dalam keadaan lebam dan luka di bagian pelipis kanan. Perempuan tersebut dianiaya oleh adik kandungnya hanya karena menegur pelaku agar tak kerap memukuli istri saat mabuk.

Dia mengatakan, setiap kali mabuk, pelaku selalu menganiaya istrinya. Karena itulah dia menegur pelaku agar tak terus menerus mengonsumsi miras dan berbuat kasar.

"Dia adik kandung saya, namanya Berto (17). Setiap hari hanya kumpul-kumpul dengan teman gengnya untuk mabuk dan mencium lem," kata A di Mapolsek Mimika Baru, Rabu (24/3/2021) kemarin.

Perempuan ini tak menyangka pelaku tega menganiaya dirinya. Dia berharap polisi bisa mengamankan pelaku, karena perilakunya semakin tak bisa ditoleransi.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Yongky Rumte mengatakan, laporan korban sudah ditindaklanjuti petugas. Namun saat akan ditangkap pelaku Berto melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.

"Dari laporan yang kami terima, korban ini memang sering mabuk minuman keras dan mencium lem. Karena pengaruh itulah dia menganiaya korban," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut