Gugus Tugas: 91 Persen Pasien Positif Covid-19 di Papua Barat Bukan Penduduk Asli
SORONG, iNews.id - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat berjumlah 178 orang hingga Sabtu (6/6/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, sebagian besar pasien terpapar virus corona jenis baru di provinsi tersebut bukan penduduk asli Papua.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat Arnoldus Tiniap menjelaskan, berdasarkan data yang diolah dengan kategori orang asli Papua dan orang non-Papua atau luar daerah Papua, yang terpapar virus corona tertinggi dari non-Papua. Jumlahnya sebanyak 162 orang atau 91,01 persen.
"Berdasarkan data yang diolah, orang asli Papua yang terpapar virus corona di wilayah Provinsi Papua Barat sebanyak 16 orang atau 8,99 persen," kata Arnoldus Tiniap pada konferensi pers secara daring di Manokwari, Sabtu (7/6/2020).
Arnoldus mengatakan, berdasarkan jenis kelamin, maka pasien terpapar virus corona terbanyak di Provinsi Papua Barat sampai saa ini, laki-laki. Berdasarkan data yang diolah, pasien laki-laki yang terpapar virus corona hingga 6 Juni 2020 berjumlah 116 orang atau 65,17 persen.
"Sementara pasien positif virus corona berjenis kelamin perempuan yang terpapar virus corona berjumlah 62 orang atau 34,83 persen," ujarnya.