Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Pilu Kasus Irene Sokoy di Papua, Ibu Hamil dan Bayi Meninggal usai Ditolak 4 RS
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap KPK, Mako Brimob Diserang Sekelompok Orang

Selasa, 10 Januari 2023 - 12:46:00 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap KPK, Mako Brimob Diserang Sekelompok Orang
Sekelompok orang tiba-tiba menyerang Mako Brimob Kotaraja, Papua, Selasa (10/1/2023). (Foto: CCTV).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Sekelompok orang tiba-tiba menyerang Mako Brimob, Papua, Selasa (10/1/2023). Penyerangan ini menyusul penangkapan Gubernur PapuaLukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam rekaman video amatir warga dan kamera CCTV Mako Brimob, tampak sejumlah orang melempari Mako Brimob. Selain itu ada juga yang membawa senjata tajam.

Sekelompok orang tiba-tiba menyerang Mako Brimob, Papua menyusul penangkapan Bubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK, Selasa (10/1/2023). (Foto: Istimewa).
Sekelompok orang tiba-tiba menyerang Mako Brimob, Papua menyusul penangkapan Bubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK, Selasa (10/1/2023). (Foto: Istimewa).

Situasi ini menimbulkan kepanikan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Para pengendara yang akan melintas di depan Mako Brimob langsung memutar balik.

Sejumlah personel di Mako Brimob juga terkejut menghadapi situasi yang secara tiba-tiba itu. "Situasi depan Mako Brimob. Situasi mencekam katanya Pak Lukas dibawa ke Mako Brimob," teriak orang yang mengambil video tersebut menggunakan kamera handphone (HP) di lokasi.

Personel dari Mako Brimob berupaya memukul mundur sekelompok orang itu yang semakin beringas. Tembakan gas air mata dilontarkan ke arah sekelompok orang tersebut.

Selain itu, rentetan letusan tembakan peringatan juga terdengar di lokasi.  Namun, tembakan peringatan itu diabaikan oleh kelompok yang belum diketahui identitasnya itu.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut