Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Papua Lukas Enembe Dipanggil KPK, Massa Pendukung Geruduk Mako Brimob

Senin, 12 September 2022 - 19:47:00 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe Dipanggil KPK, Massa Pendukung Geruduk Mako Brimob
Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe saat bertemu dengan penyidik KPK di Mako Brimob Kotaraja, Jayapura. (Foto : iNews/Omega B)
Advertisement . Scroll to see content

"Bapak Gubernur sakit, dari kemarin malam kakinya bengkak dan tidak bisa jalan. Duduk pun susah maka tidak bisa hadir di Mako Brimob," ujar Stevanus Rening, Senin (12/9/2022).

Stevanus menegaskan, Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan dia tidak takut terhadap hukum selagi tidak melakukan kesalahan.

"Pak Gubernur sampaikan tidak akan lari karena merasa tidak melakukan kesalahan dengan memakan uang rakyat," katanya.

Sementara itu, satu kompi pasukan Brimob dan satu peleton aparat pengendalian massa dari Polresta Jayaputa tampak bersiaga di Mako Brimob. Pasukan disiagakan dalam pengamanan pemeriksaan tersebut.

Hingga saat ini, media di Jayapura masih belum mendapat konfirmasi terkait pemeriksaan KPK terhadap Lukas Enembe. Namun sebelumnya, telah beredar kabar di sejumlah group WhatsApp terkait pemeriksaan Gubernur Lukas Enembe di Mako Brimob Jayapura, Papua.

Polisi setempat juga belum memberikan keterangan resmi akan kejadian tersebut. Massa pendukung Lukas Enembe masih berkumpul di lokasi yang berdekatan dengan Mako Brimob, tempat yang akan menjadi pemeriksaan Gubernur Papua.

Sementara Juru Bicara KPK Ali Fikri yang coba dikonfirmasi baik melalui pesan singkat maupun sambungan telepon belum dapat dihubungi. Bahkan beberapa panggilan sempat ditolak saat coba menanyakan soal kegiatan KPK di Mako Brimob Papua terkait Gubernur Papua Lukas Enembe.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut