Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Terkini Jayapura M5,4, BNPB Duga Masih Ada Korban Terjebak di Kafe Cirita

Kamis, 09 Februari 2023 - 19:13:00 WIB
Gempa Terkini Jayapura M5,4, BNPB Duga Masih Ada  Korban Terjebak di Kafe Cirita
Tim gabungan BPBD Jayapura terus berupaya mencari korban yang diduga terjebak di kafe Cirita yang ambruk dan masuk ke laut akibat gempa Jayapura magnitudo 5,4, Kamis (9/2/2023). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memfokuskan pencarian korban gempa Jayapura magnitudo 5,4 di Kafe Cirita, Kota Jayapura, Papua, Kamis (9/2/2023).

Saat ini, tim gabungan BPBD Kota Jayapura terus berupaya mencari korban yang diduga masih terjebak bangunan kafe yang ambruk dan masuk ke laut. 

“Hasil koordinasi kita dengan BPBD dan pelaporan data dari hasil pengumpulan data di lapangan yang saat ini masih terus dilakukan bersama dengan upaya pencarian korban, khususnya di lokasi bangunan-bangunan yang cukup terdampak, dan berfokus di salah satu kafetaria di yang terletak di pinggir laut yang kemudian roboh,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. 

Abdul mengatakan menurut laporan yang diterima pada pukul 15.00 WIB, empat korban ditemukan tewas tertimpa di kawasan Kafe Cirita yang ambruk dan masuk ke laut akibat guncangan gempa.

Para korban adalah pengunjung kafe yang tidak sempat menyelamatkan diri.

“Korban terperangkap di bawah keruntuhan kafe dan tertutup atapnya , sehingga mungkin untuk warga atau korban yang tidak bisa berenang ini akan mengalami kesulitan untuk menyelamatkan diri,” ujar Abdul.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut