Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyektil Peluru Ditemukan di Kamar Rumah Warga Batam, Polisi Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Danlantamal Sebut Pistol yang Dipakai Peltu HS Tembak Warga Bukan Senjata Organik

Jumat, 21 Oktober 2022 - 12:19:00 WIB
Danlantamal Sebut Pistol yang Dipakai Peltu HS Tembak Warga Bukan Senjata Organik
Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feryanto Marpaung saat memberikan keterangan. (Foto : iNews/Chanry AS)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNewsid - Lantamal X Jayapura menyelidiki motif dan senjata api yang digunakan Peltu HS saat menembak matiwarga sipil berinisial TM di Perumahan Permata Hijau Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (19/10/2022). Pistol yang dipakai untuk membunuh tersebut jenis Revolver dan disebut bukan senjata organik Lantamal.

Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feryanto Marpaung mengatakan, hingga saat ini pihaknya bersama Polda Papua masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kepemilikan senjata api yang digunakan Peltu HS.

Hasil pemeriksaan POMAL, pistol yang digunakan Peltu HS untuk menembak bukan senjata organik Lantamal X Jayapura. Lantamal juga sudah berkoordinasi dengan Polda Papua terkait kepemilikan pistol tersebut mengingat Peltu HS anggota Intelkam Polda Papua.

"Sudah dipastikan istri Peltu HS tidak pernah membawa senjata. Kemudian Polda juga sudah memastikan nomor senjata yang ada di pistol tidak tercatat pada inventaris gudang senjata Polda Papua," ujarnya, Jumat (21/10/2022).

Sebelumnya, POMAL Lantamal X mengamankan sejumlah barang bukti pascakejadian penembakan. Salah satu yang diamankan sebuah senpi Revolver jenis coll dengan nomor senjata 506982. Senjata tersebut yang digunakan Peltu HS untuk menembak mati warga sipil dan menembak dirinya sendiri. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut