Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KM Natasya 01 Karam di Trenggalek, 5 ABK Selamat usai 12 Jam Terapung di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Komandan TNI Diadang 1.000 Pasukan Gaib Jawa Kuno, Langsung Lenyap dengan Istigfar

Rabu, 23 November 2022 - 05:58:00 WIB
Cerita Komandan TNI Diadang 1.000 Pasukan Gaib Jawa Kuno, Langsung Lenyap dengan Istigfar
Ilustrasi kisah mistis para tentara TNI bertemu dengan pasukan gaib Jawa Kuno di pedalaman. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Namun Hanandjoeddin tak gentar. Dia tetap meneruskan langkahnya dan tersadar sudah dikepung 1.000 pasukan gaib.

Kendati sempat merinding, Hanandjoeddin memberanikan diri berseru kepada pasukan gaib itu setelah sejenak beristighfar.

“Assalamualaikum. Saya Hanandjoeddin, Komandan Pertahanan di wilayah Watulimo. Kami bermaksud baik menyelamatkan rakyat dan alam daerah ini dari penjajah Belanda. Bantulah perjuangan kami menegakkan kemerdekaan Indonesia. Saya yakin kalian di pihak kami karena perjuangan sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang, sejak zaman Sultan Agung Raja Mataram. Kami hanya melanjutkan cita-cita Beliau. Saya meminta kalian memaklumi kami memutus jembatan penghubung desa ini demi keselamatan rakyat Watulimo. Terima kasih atas pengertiannya, Assalamualaikum,” ucapnya.

Pasukan gaib tersebut tiba-tiba lenyap usai Hanandjoeddin menyampaikan salam dan maksud tujuannya. Esoknya, anak buah Hanandjoeddin melanjutkan upaya peledakan jembatan. Tak butuh waktu lama, pada percobaan pertama ternyata bom yang dirakit dan ditanam meledak langsung merobohkan jembatan tua tersebut.

Hanandjoeddin ini merupakan tokoh militer Indonesia dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel. Dia pernah menjabat sebagai Bupati Belitung sejak 1967 hingga 1972. Namanya juga diabadikan sebagai Bandar Udara Internasional HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan dan Lanud HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut