Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Papua, Ternyata Bagian Lonceng Jatuh
Advertisement . Scroll to see content

Catat 25 Kasus KKB di Intan Jaya, TNI-Polri Buru Undius Kogoya

Jumat, 12 Februari 2021 - 15:00:00 WIB
Catat 25 Kasus KKB di Intan Jaya, TNI-Polri Buru Undius Kogoya
Polisi tetapkan Undius Kogoya sebagai DPO. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Tim gabungan dari TNI-Polri saat ini sedang memburu pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Undius Kogoya. Komplotan ini tercatat sudah melakukan 25 aksi penembakan dan penganiayaan sejak Januari 2020 lalu.

Dari keterangan yang dihimpun iNews.id, Undius Kogoya merupakan pimpinan KKB yang beroperasi di Kabupaten Intan Jaya. Aksi teror mereka telah melukai dan menewaskan warga sipil, tokoh agama dan personel TNI-Polri.

Pada September 2020, KKB diduga telah menembak Pendeta Yeremias hingga tewas. Bukan hanya itu, anggota tim gabungan pencari fakta dari pusat pun menjadi korban teror komplotan separatis ini saat mendalami kasus kematian korban.

Anggota KKB Undius Kogoya masuk DPO polisi. (Foto: Istimewa).
Anggota KKB Undius Kogoya masuk DPO polisi. (Foto: Istimewa).

Polisi menetapkan nama Undius Kogoya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Status ini mengacu pada laporan polisi No LP/02/V/2020/SEK/Homeo per tanggal 30 Mei 2020.

Disebarkan juga foto Undius Kogoya yang tampak sedang bergaya dengan kacamata hitam sambil memegang senjata api laras panjang. Ciri-ciri pelaku disebutkan, berbadan sedang, berambut keriting dan berkulit hitam.

Masyarakat yang melihat Undius Kogoya diminta melapor ke Mapolres Intan Jaya di Jalan Trans Poros Mamba Sugapa atau menghubungi Kasat Reskrim Ipda Tri Wahyu Budi Laksana.

"Masyarakat yang melihat pelaku, bisa melapor ke Polres Intan Jaya," kata Kasat Reskrim Polres Intan Jaya, Ipda Tri Wahyu Budi Laksana, Jumat (12/2/2021).

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut