Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Nduga ke KKB: Saya Minta Egianus segera Lepaskan Pilot Susi Air Keadaan Sehat

Selasa, 14 Februari 2023 - 16:38:00 WIB
Bupati Nduga ke KKB: Saya Minta Egianus segera Lepaskan Pilot Susi Air Keadaan Sehat
Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kogoya diminta segera melepaskan pilot Susi Air. Selain itu, diharapkan juga pilot Susi Air dikembalikan dalam keadaan selamat dan tidak kurang satupun.

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengatakan, berbagai upaya saat ini sedang dilakukan untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut.

"Saya minta kepada Egianus dan kelompoknya segera melepaskan pilot Philip dalam keadaan sehat, tidak kurang satu apapun," ujar Namia Gwijangge di Jayapura, Selasa (14/2/2023).

Saat ditanya mengenai ada tidaknya permintaan uang tebusan, kata dia hingga kini belum. Pihaknya, lanjut dia akan berupaya agar pilot tersebut dibebaskan dalam keadaan selamat dan sehat.

Menurutnya, ulah KKB di Paro menyebabkan banyak masyarakat mengungsi dengan berjalan kali ke Kenyam. Sudah tiga kali, kata dia warga Paro tiba di Kenyam dengan berjalan kaki maupun dibantu TNI-Polri, terutama anak-anak perempuan dan orang tua atau yang sakit.

"Pemda Nduga akan memberikan bantuan kepada warga Paro yang saat ini berada di Kenyam," ucapnya.

Diketahui KKB pimpinan Egianus Kogoya, Selasa (7/2/2023), membakar pesawat milik Susi Air yang dipiloti oleh Philip Mark Mehrtens.

Sebelumnya Egianus dan kelompoknya mengancam hendak membunuh 15 pekerja bangunan yang sedang membangun puskesmas di Paro sehingga mereka melarikan diri ke hutan dibantu masyarakat.

Para pekerja itu telah dievakuasi ke Timika sejak Rabu (8/2/2023) setelah TNI-Polri mengevakuasi dari kawasan gunung Wea menggunakan tiga helikopter.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut