Antisipasi Bentrok di Sorong Meluas, TNI-Polri Bersenjata Lengkap Siaga di Titik Rawan
Aparat keamanan, tutur Dandim 1902/Sorong, berdiri di tengah-tengah untuk mendamaikan situasi. "Kami berharap kejadian ini tidak meluas supaya masyakarat yang tidak tahu apa-apa, jangan sampai menjadi korban," tutur Dandim.
Pascakejadian aparat keamanan dari TNI dan Polri disiagakan disejumlah titik yang dianggap rawan. "Sejumlah titik telah disiagakan aparat yah. Jadi untuk back up dari TNI telah kami kerahkan, bersinergi dengan rekan-rekan dari Polri untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucap Letkol Inf Tody Imansyah.
Aparat keamanan, ujar Dandim, menyiapkan proses evakuasi korban bentrokan. Untuk sementara, petugas baru menemukan enam Jenazah di dalam tempat hiburan malam yang dibakar massa.
"Hari ini untuk proses evakuasi para korban dari tempat hiburan malam yang dibakar. Saat ini kami sedang menyiapkan kantong mayat atau jenazah dari Basarnas Sorong untuk proses evakuasi. Di dalam gedung ini, tim baru menemukan enam jenazah yah. Jadi masih terus dilakukan pencarian," ujar Dandim 1802/Sorong.
Diberitakan sebelumnya, dua kelompok masyakarat bentrok di Kota Sorong, Papua Barat, tepatnya di Kompleks Jupiter, Kilometer 10, Senin (24/1/2022) malam tadi.