JAKARTA, iNews.id – Prajurit Yonif 755/Kostrad menggelar Kirab Tunggul Batalyon dalam rangkaian pengalihan komando dan pengendalian (Alih Kodal) di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (14/4/2019). Kegiatan ini sekaligus mengenalkan tradisi yang baik ke masyarakat dan meningkatkan semangat juang prajurit cakra.
Danyonif 755/Kostrad Mayor Inf Agus Rediyanto mengatakan, alih kodal ini sesuai PerKasad Nomor 16 Tahun 2018. Di mana tentunya menjadi kebanggaan bagi setiap prajurit 755/Kostrad. Namun hal tersebut belum cukup apabila tidak adanya tradisi pergantian bendera perang Tunggul Batalyon Infanteri 755/Kostrad.
Merasa Aman, Warga Bengkayang Serahkan Senpi ke Satgas Yonif 643/Wns
“Sebelumnya Batalyon kami berada di bawah Kodam XVII/Cenderawasih dan setelah alih kodal, kini di bawah Kostrad. Karena tunggul kami masih memakai yang lama, maka dari itu diadakan tradisi kirab tunggul yang lama ke yang baru,” ujar Agus.
Dia menjelaskan, tujuannya agar hal-hal baik dari tunggul lama dapat menular ke tunggul yang baru.
“Apabila ada hal-hal yang kurang baik, mudah-mudahan dapat tertinggal selama di perjalanan kita melaksanakan tradisi ini,” ucapnya.