Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara di Maumere Ditutup Sementara Imbas Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-Laki
Advertisement . Scroll to see content

4 Warga Tewas usai Makan Ikan Buntal, Racunnya Lebih Berbahaya dari Sianida

Senin, 28 Juni 2021 - 14:00:00 WIB
4 Warga Tewas usai Makan Ikan Buntal, Racunnya Lebih Berbahaya dari Sianida
Korban tewas akibat keracunan ikan buntal di Kabupaten Sikka, NTT bertambah menjadi empat orang, Minggu (27/6/2021). (Foto: MNC Portal/Joni Nura)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Empat orang tewas usai menyantap ikan buntal. Kandungan racun di dalam ikan tersebut diketahui lebih berbahaya dari sianida.

Informasi yang dihimpun iNews.id, ikan buntal memang memiliki racun mematikan. Ada kandungan tetrodotoksin yang lebih berbahaya dari sianida, sehingga tidak mudah diolah lalu dikonsumsi layaknya ikan laut lainnya.

Racun tersebut tidak mudah hilang meski ikan sudah ditaro ke dalam kulkas, lalu dimasak hingga matang. Sebab sudah terserap hingga ke dalam dagingnya.

Insiden nahas ini terjadi di Wairita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 10 orang keracunan, empat tewas dan enam dirawat intensif di rumah sakit.

Keluarga korban, Maria Sepe menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika tetangga mereka, Klementinus Oskar, pada Sabtu (26/6/2021) malam pergi melaut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut