4 Jenderal Kopassus Hampir Gugur di Medan Operasi, Nomor 3 Sempat Duel Sengit dengan Musuh
Keberaniannya jauh di atas prajurit biasa. Bahkan, nyaris tidak ada medan pertempuran di negeri ini yang tidak diadang Benny Moerdani.
Ketangguhan dan keberaniannya menjadikan Benny Moerdani ikon pada operasi pembebasan Irian Barat yang sekarang bernama Papua pada 1962 dan ketika Operasi Ganyang Malaysia pada 1964. Pada kedua palagan ini Benny Moerdani dihadapkan dengan pasukan elite Belanda, yaitu Koninklijke Mariniers dan Special Air Service (SAS), Inggris yang merupakan pemenang pada Perang Dunia II.
Saat perburuan Benny Moerdani oleh pasukan elite Belanda Koninklijke Mariniers, berawal saat Benny Moerdani yang pada waktu itu berpangkat Kapten bersama prajurit RPKAD kini bernama Kopassus diterjunkan dalam Operasi Naga di Irian Barat.
Dalam perjalanannya menuju pusat pertahanan Belanda yang pada saat itu berada di Merauke, pasukan yang dipimpin oleh Benny Moerdani sedang beristirahat di Sungai Kumbai tiba-tiba diserang oleh Marinir Belanda.
Pertempuran dari jarak dekat pecah. Dalam serangan mendadak tersebut Benny Moerdani berusaha melindungi dan mengarahkan para anggota untuk menyelamatkan diri.