Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update OTT KPK di Lombok Barat, 5 Orang Diperiksa di Mako Brimob Polda NTB
Advertisement . Scroll to see content

Wapres Kunjungi Lombok Barat, Pastikan Wabah PMK Tak Ganggu Stok Sapi di Musim Kurban

Kamis, 30 Juni 2022 - 17:29:00 WIB
Wapres Kunjungi Lombok Barat, Pastikan Wabah PMK Tak Ganggu Stok Sapi di Musim Kurban
Wapres Ma'ruf Amin saat menemui kelompok ternak tani di Kabupaten Lombok Barat, NTB. (Foto : iNews/Muzakir)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Ketua KTT Reyan Baru Sudirman menjelaskan, kelompoknya terdiri atas 107 peternak dengan 327 ekor sapi. Saat wabah PMK melanda, ada enam ekor sapi terpapar. Kemudian bertambah 170 ekor sebelum semua sapi di kandang terjangkit dengan gejala kuku terlepas dan mulut rusak.

"Alhamdulillah penanganan yang cepat dari dinas terkait Lombok Barat cepat memulihkan kondisi sapi sapi ini," katanya. 

Terkait kedatangan Wapres, dia meminta agar dibuatkan pagar atau tembok pembatas kandang yang bersebelahan dengan jalan umum. Sehingga anak-anak sapi tak lagi ditabrak kendaraan yang berlalu lalang. Selain itu, dia meminta bantuan tiga ekor sapi untuk kurban sebagai selamatan ternak sapi yang bebas PMK. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Barat Ahmad Nur Aulia mengatakan, angka kasus penyebaran PMK di Pulau Lombok per 28 Juni 2022 sebanyak 50.184 ekor ternak. Kasus tersebut tersebar di semua kabupaten kota di Pulau Lombok.

"Saat ini sudah tersedia 5.000 vaksin dan baru dipakai sebanyak 1.900 vaksin untuk diberikan pada ternak sapi yang sehat,",  kata Aulia. 

Pelaksanaan vaksinasi nantinya akan bekerja sama dengan posko-posko tanggap darurat di daerah. Peruntukkannya akan diprioritaskan bagi hewan sehat dan berisiko tinggi tertular, yang berada di sumber pembibitan ternak, peternakan sapi perah milik rakyat dan koperasi susu serta peternakan sapi potong.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut