Di zaman sekarang saja, kata TGB, pembangunan bendungan atau pelindung hanya menggunakan beton biasa. Namun, hal tersebut sudah dilakukan Dzulqarnain sejak ribuan tahun lalu, menggunakan baja, tembaga, dan timah menjadi bangunan kokoh.
“Ini untuk memberikan gambaran ke kita semua, manusia dari waktu ke waktu sudah membangun teknologi luar biasa,” bebernya.
Lebih lanjut, disampaikan di dalam Alquran sehebat-hebatnya umat yang hebat dan besar, semua itu dapat berlalu. Itu umat yang hebat telah menjadi catatan sejarah, sudah tak ada di dunia.
“Sunatullah itu bergiliran, bangsa A hebat, kemudian diganti bangsa yang lain. Besok maju, datang masyarakat lebih maju lagi,” katanya.
Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini mengingatkan, selagi masih ada di dunia berupaya sekuat tenaga mengisi waktu, hari-hari dengan hal yang baik.