Rumah Sakit Jamin Tak Ada Manipulasi Hasil PCR Calon Jemaah Haji
Di sisi lain, Eka berharap jemaah juga bisa kooperatif menerima hasil tes usap PCR Covid-19. Artinya, ketika ada jemaah dinyatakan positif dari hasil tes PCR, harus bisa menerima dan melakukan isolasi mandiri selama 5 hari.
"Jangan sampai ada yang nyogok, karena jemaah mau ibadah ke Tanah Suci menjadi tamu Allah. Kami juga yang mengeluarkan hasil PCR palsu bisa berdosa," ucapnya.
Setelah lima hari isolasi, jemaah yang dinyatakan positif kembali akan diambil sampelnya. Apabila negatif, maka jemaah bisa berangkat bersama kelompok terbang (kloter) berikutnya.
"Tapi jika masih positif, terpaksa ditunda tahun depan. Itu informasi yang kita terima dari Kemenag," katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H Muhammad Amin sebelumnya mengatakan, layanan tes usap PCR Covid-19 hari ini khusus untuk 389 calon haji yang tergabung dalam kloter utuh.