Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Santri di Cianjur Jadi Tersangka Pengeroyokan Warga gegara Tak Terima Gurunya Dihina
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

Kamis, 04 Juni 2026 - 15:35:00 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas
Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Polres Lombok Tengah mulai menyelidiki dugaan kasus pembakaran terhadap tiga santri di salah satu pondok pesantren di Dusun Sengkol II, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa tersebut diduga terjadi pada November 2025.

Kasus ini mencuat setelah video salah satu korban viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban terlihat menangis kesakitan dengan sejumlah luka bakar di tubuh yang telah dibalut perban saat berada di rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean mengatakan, polisi baru menerima informasi dari orang tua korban pada Senin (2/6/2026). Pelapor dijadwalkan datang ke Polres untuk memberikan keterangan resmi dan tambahan.

“Informasi baru kami terima dan orang tua korban akan memberikan laporan resmi serta keterangan tambahan,” ujar AKP, Rabu (3/6/2026).

Dia menjelaskan, penyidik langsung melakukan langkah awal setelah menerima laporan tersebut. Polisi mulai memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu.

“Mulai hari ini kami memeriksa saksi dan tindakan penyelidikan untuk mendalami peristiwa tersebut,” katanya.

Berdasarkan informasi awal, terdapat tiga korban dalam peristiwa tersebut. Dua korban mengalami luka bakar serius, sedangkan satu korban lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Peristiwa dugaan pembakaran ini disebut melibatkan sesama santri di lingkungan pondok pesantren. Namun polisi masih mendalami kronologi lengkap serta peran pihak-pihak yang diduga terlibat.

Video korban yang viral di media sosial telah ditonton puluhan ribu kali. Unggahan tersebut juga menuai ratusan komentar dan banyak dibagikan ulang oleh warganet.

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk membuat terang perkara tersebut. Polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan guna mengungkap fakta sebenarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut