Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Stafsus Gubernur NTB Nyaris Dihajar Massa gegara Dugaan Pemukulan Sopir Truk

Rabu, 15 Desember 2021 - 11:28:00 WIB
Oknum Stafsus Gubernur NTB Nyaris Dihajar Massa gegara Dugaan Pemukulan Sopir Truk
Ilustrasi Oknum Stafsus Gubernur NTB Nyaris Diamuk Massa gegara Dugaan Pemukulan Sopir Dum Truk. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SELONG, iNews.id - Oknum staf khusus Gubernur NTB berinisial DD, nyaris dihajar massa di Pengadangan, Kecamatan Pringgasala, Lombok Timur, Selasa (14/12/2021) malam. DD sebelumnya diduga memukul sopir truk berinisial NF. 

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, oknum stafsus gubernur ini, dalam perjalanan dari wilayah  Batu Belek Aikmal, melihat ada truk menyerempet pejalan kaki. Namun sopir truk tak berhenti, sehingga oknum stafsus, berusaha  menghentikan truk tersebut dengan cara menyalakan lampu.

Tetapi, sopir truk tak berhenti, sempat terjadi kejar-kejaran, sampai wilayah desa Pengadangan tepatnya depan PKM Pengadangan.

Saat bertemu sopir truk, oknum stafsus langsung memukul sopir tersebut. Warga yang melihat sopir truk di pukul oleh oknum stafsus langsung mengepung.

Polsek Prinasela yang mendapatkan laporan, langsung meluncur ke TKP dan mengamankan situasi, serta meminta warga tak main hakim sendiri.  Setelah itu oknum stafsus langsung dievakuasi dan diamankan ke Polsek Pringgasela, termasuk juga mengamankan sopir truk.

Kades Pengadangan, Iskandar saat dikonfirmasi mengatakan dirinya belum tahu akar permasalahan, karena saat datang ke TKP  situasi sudah sepi

"Kami sedang cari tahu akar persoalan sehingga terjadi kasus dugaan pemukulan tersebut," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut