Mobil Pikap Meledak Jatuh ke Jurang 50 Meter di Dompu, Suami Istri Tewas Terbakar
Kapolsek Kempo Iptu Zuharis menjelaskan,kedua korban dalam kesehariannya rutin berjualan BBM eceran di wilayah Kecamatan Pekat, Kempo dan Manggelewa dengan menggunakan mobil pikap.
"Besarnya kobaran api membuat polisi dan warga terhalang dalam proses evakuasi kedua korban. Pasutri itu baru dapat dievakuasi dari dalam mobil setelah 40 menit usai kejadian," kata Kapolsek.
Diketahui, Abdurrahman merupakan ASN yang bekerja di Kantor Perhubungan Kabupaten Dompu. Kedua pasutri ini meninggalkan empat anak, terdiri atas tiga perempuan dan seorang laki-laki.
"Anak terakhir korban seorang perempuan yang baru berusia 2 tahun," ucapnya.
Kapolsek menambahkan, atas kejadian tersebut keluarga korban sangat pasrah dan menerima dengan ikhlas kejadian kecelakaan ini.
"Setelah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, kedua korban telah dimakamkan di Pemakaman Umum Dusun Permata Hijau, Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu," ujar Kapolsek.
Editor: Donald Karouw