Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kampung Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan selama 3 Bulan, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Masih Pandemi Covid -19, Atraksi Pasola dan Pajura di Sumba Barat Ditiadakan

Selasa, 26 Januari 2021 - 14:24:00 WIB
Masih Pandemi Covid -19, Atraksi Pasola dan Pajura di Sumba Barat Ditiadakan
Atraksi Adat Pasola di Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, NTT (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUMBA BARAT, iNews.id -  Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, NTT bersama Kapolres, Dandim 1613, serta para tokoh masyarakat serta tokoh adat akhirnya sepakat meniadakan atraksi Pasola.  Hal ini mempertimbangkan pandemik Covid-19 yang masih melanda.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat, Charles H Weru menjelaskan, kesepakatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

“Dipastikan bahwa di Sumba Barat Covid-19 telah berkembang dalam kluster lokal, dan itu sangat luas. Kemudian mempertimbangkan Maklumat Kapolri maka kami sepakati bahwa Pasola bukan kami batalkan tapi lebih tepatnya kami sederhanakan. Artinya ritualnya kami laksanakan namun atraksinya kami tunda,” ucap Charles.

Mempertimbangkan masifnya penyebaran dan penularan Covid-19 di Sumba Barat maka rapat itu juga terbatas dalam hal pelibatan pesertanya. 

"Disepakati ritualnya tetap terlaksana dan kini bahkan sudah mulai, hanya yang tidak dilaksanakan  nantinya adalah atraksi Pasola,  yakni saling membidik lawan dengan lembing kayu dari atas kuda oleh dua kelompok. Karena jika sampai itu tetap terlaksana puluhan ribu warga akan hadir menonton dan itu riskan sekali dalam situasi pandemi ini,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut