Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Lombok Barat, Warga Mataram Berhamburan Keluar Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Ketua Kelompok Tani di Lobar Diduga Jual Pupuk Subsidi secara Online dengan Harga Tinggi

Kamis, 21 Juli 2022 - 08:31:00 WIB
Ketua Kelompok Tani di Lobar Diduga Jual Pupuk Subsidi secara Online dengan Harga Tinggi
Ilustrasi pupuk. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MATARAM, iNews.id  - Penyidik Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penjualan pupuk subsidi via dalam jaringan (daring). Aksi para tersangka terbongkar usai jatah pupuk subsidi petani berkurang.

"Ada dua tersangka, berinisial MKR dan SK," kata Kepala Subbidang Industri, Perdagangan, dan Investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB Komisaris Polisi I Gede Harimbawa, Rabu (20/7/2022).

Dia mengatakan, penetapan kedua tersangka dalam kasus ini berdasarkan hasil gelar perkara. MKR, asal Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan SK, Dari Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, diduga menjual pupuk subsidi di luar Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Mereka berdua, tercatat sebagai bagian dari kelompok tani penerima pupuk subsidi. MKR, ketua salah satu kelompok tani di Lingsar, dan SK anggota kelompok tani di Pringgarata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut