Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Ketua DPD La Nyalla Dukung NTT-NTB Jadi Pusat Budi Daya Ikan Kerapu dan Kakap

Jumat, 02 Juli 2021 - 17:31:00 WIB
Ketua DPD La Nyalla Dukung NTT-NTB Jadi Pusat Budi Daya Ikan Kerapu dan Kakap
Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti mendukung budi daya ikan kerapu dan kakap di wilayah NTB dan NTT. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Produksi dan ekspor ikan Kerapu memang sempat mengalami penurunan dampak pandemi Covid-19. Seiring waktu, ekspor Kerapu di Indonesia meningkat sampi 5 persen di pertengahan tahun 2020.

“Apalagi saat ini KKP telah mengubah aturan yang mengizinkan kapal ekspor ikan Kerapu hidup ke luar negeri, setelah pelarangan ekspor Kerapu hidup merugikan nelayan dan petani tambak karena harganya anjlok. Harga Kerapu semakin tinggi jika dijual secara hidup di pasar Jepang, Korea, China (Tiongkok), Hongkong dan Taiwan,” kata LaNyalla.

Data KKP pada 2020, volume ekspor Kerapu meningkat sebesar 5,4 persen per tahun, dari 153 ribu ton menjadi 188.000 ton. Sedangkan tren kenaikan nilai ekspor kerapu sebesar 4,6 persen per tahun, dari USD261 juta menjadi USD303 juta USD. 

Berdasarkan data tersebut, La Nyalla mengatakan permintaan ikan kerapu di dunia sangat tinggi.

“Maka pembudidaya dan pengusaha harus bisa mencari peluang, dan pemerintah tentunya harus terus memberi dukungan serta fasilitas, termasuk terkait distribusi yang saat ini mengalami hambatan akibat adanya pembatasan dampak Covid, khususnya di Tiongkok (China) yang menjadi pasar terbesar ekspor Kerapu Indonesia,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut