Kapal Doa Ibu Tenggelam di Labuan Bajo, 2 Korban Hilang Ditemukan Tewas
Korban kedua Ramli ditemukan pada sore hari pukul 15.30 Wita. Korban juga ditemukan dalam posisi mengapung, pada jarak hampir setengah kilometer (0,24 mil laut) dari lokasi kejadian.
"Kondisi jenazah juga mengapung saat ditemukan dan langsung dievakuasi dengan RIB Pos SAR Labuan Bajo menuju Pelabuhan Marina dan seterusnya dievakuasi ke RSUD Komodo," katanya.
Supriyanto menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban atas peristiwa tragis ini. Dia juga mengapresiasi kerja keras tim SAR gabungan hingga akhirnya berhasil menemukan jasad kedua korban.
"Kami dari tim SAR gabungan menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban. Semoga amal ibadah korban diterima Tuhan yang maha pengasih dan keluarga diberi ketabahan," ucap Supriyanto.
"Tak lupa juga, apresiasi penuh kepada tim SAR gabungan yang telah solid dan bekerja keras untuk mencari korban. Tim SAR Labuan Bajo sangat luar biasa didukung dengan banyak alut yang dikerahkan untuk pencarian kedua korban. Ini merupakan bukti keseriusan petugas SAR gabungan," ucapnya.
Sebelumnya, KM Doa Ibu tenggelam di perairan Labuan Bajo, persisnya di kawasan sekitar Pulau Monyet, pada Minggu (15/9/2024). Dua orang hilang dalam insiden tersebut.
Korban diketahui bernama Ramli (31) dan Udin (50), masing-masing sebagai juragan dan anak buah kapal (ABK). Mereka merupakan nelayan asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan yang sementara tinggal di rumah keluarga di Kampung Air Labuan Bajo.
Editor: Donald Karouw