Ganjar Pranowo dan Ulama NTB Sinergi Bangun SDM Santri Unggul Hadapi Bonus Demografi
Lewat pendidikan di pesantren, generasi penerus bangsa bisa menjadi insan yang cerdas secara intelektual, emosional dan juga spiritual. Selain cerdas, mereka juga memiliki adab dan budi pekerti yang baik.
"Waktu kita hanya 13 tahun lagi. Kalau kita gagal, maka kita tidak akan mendapatkan dividen demografi. Maka yok para ulama, kita didik anak-anak kita memiliki pengetahuan hebat. Ponpes bisa ambil peran untuk itu," katanya.
Apa yang disampaikan Ganjar mendapat respons positif dari kalangan pesantren. Pengasuh Ponpes Nurul Muhsinin Tuan Guru Haji Daud Muhsin mengatakan, apa yang disampaikan Ganjar wujud kepeduliannya pada dunia pesantren.
"Kami yakin Pak Ganjar bisa mewujudkan itu, menjadikan insan yang sejahtera dan amanah untuk Indonesia ke depannya," ucapnya.
Hal senada disampaikan Pengasuh Ponpes Darul Habibi NWDI Tuan Guru Haji Ahmad Tantowi. Dalam sambutannya, TGH Tantowi mengatakan, Ganjar serius mengembangkan SDM dan menggandeng pondok pesantren karena dia merupakan keluarga santri.