Banjir di Mandalika Imbas Hujan Ekstrem, Infrastruktur dan Mitigasi Dievaluasi
Sebagai pengelola kawasan, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menjelaskan bahwa sistem pengendalian banjir di Mandalika telah sesuai standar lingkungan.
PGS General Manager The Mandalika, Agus Setiawan menyampaikan bahwa kawasan telah dilengkapi sistem drainase terintegrasi, kolam retensi, eco-drainage, SOP tanggap darurat banjir, serta kajian AMDAL dan RKL–RPL.
“ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan siap untuk terus berkolaborasi secara terbuka dan konstruktif bersama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, guna memastikan pengembangan KEK Mandalika berjalan secara terintegrasi, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ucap Agus.
Secara teknis, ITDC juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I untuk percepatan normalisasi aliran air dan pembersihan sedimen menggunakan alat berat.
Pemprov NTB dan ITDC menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk akademisi dan masyarakat, untuk membangun ketangguhan kawasan menghadapi risiko perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Diketahui, KEK Mandalika merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikembangkan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Wilayah selatan Lombok berbukit dengan sungai musiman yang cepat meluap saat hujan ekstrem.
Data BMKG menunjukkan peningkatan intensitas hujan ekstrem di NTB selama lima tahun terakhir. Pemprov NTB tengah membahas penguatan sistem early warning system (EWS) berbasis digital untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Editor: Kurnia Illahi