Anggota DPRD NTB Ini Minta Kunker ke Dubai dan Australia Dibatalkan, Dianggap Tak Penting
"Kasi saja kita sembako untuk diberikan ke masyarakat. Kalau kita mau pergi ke Dubai ke Australia apa juga yang kita cari disana. Jadi apa sebaiknya kita disini saja kalau mau kunker," kata Najamuddin.
Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lombok Timur ini, menyebutkan anggaran yang dialokasikan untuk perjalanan ke luar negeri tersebut cukup besar. Namun, dia tidak tahu persis angka pastinya.
"Kalau angkanya saya nggak tahu pasti. Yang jelas itu ratusan juta untuk satu orang. Tinggal dihitung saja, misalkan 65 orang anggota dikalikan Rp100 juta itu sudah Rp6,5 miliar. Tetapi itu kalau Rp100 juta, kalau lebih ya lebih dari angka itu pastinya," ucapnya.
Disinggung apakah dalam pembahasan tidak ada penolakan dari anggota DPRD, Najamuddin mengaku sebagai anggota dirinya tidak tahu persis. Rencana kunker luar negeri merupakan keputusan secara kelembagaan yang diwakilkan para pimpinan DPRD melalui keputusan anggaran.
"Kenapa tidak di bahas bentuk lain, itu sudah masuk karena ini kegiatan rutin dan sudah dijadwalkan dan masuk dalam tata tertib. Maka pasti lolos dalam pembahasan," ucapnya.