Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang
Advertisement . Scroll to see content

3 Jalur Alternatif ke Gunung Rinjani yang Wajib Diketahui Pendaki

Sabtu, 06 September 2025 - 20:34:00 WIB
3 Jalur Alternatif ke Gunung Rinjani yang Wajib Diketahui Pendaki
3 Jalur Alternatif ke Gunung Rinjani yang Wajib Diketahui Pendaki (Foto: Kemenpar)
Advertisement . Scroll to see content

3. Jalur Timbanuh – Alternatif Sepi dan Tenang

Jalur ketiga adalah Timbanuh, yang mulai populer belakangan ini sebagai alternatif lebih sepi dibanding Senaru dan Sembalun. Titik awalnya berada di Desa Timbanuh, Lombok Timur. Jalur ini jarang dipilih wisatawan, sehingga suasananya lebih tenang.

Keunggulan Jalur Timbanuh:

  • Cocok untuk pendaki yang ingin jauh dari keramaian.
  • Menawarkan panorama alam yang masih alami, termasuk hutan tropis dan keanekaragaman hayati.
  • Trek menuju puncak relatif lebih singkat dibanding jalur lain.


Estimasi Waktu Pendakian:
Timbanuh – Pos 2: 3 jam.


Pos 2 – Pos 3: 2 jam.


Pos 3 – Puncak Timbanuh (±3.150 mdpl): 4 jam.


Total waktu pendakian sekitar 9 jam. Biasanya jalur ini digunakan untuk perjalanan 2 hari 1 malam.

Tantangan Jalur Timbanuh:
Fasilitas lebih minim dibanding jalur populer.


Tidak langsung mencapai puncak utama Rinjani (3.726 mdpl), melainkan Puncak Timbanuh (±3.150 mdpl).


Jalur cukup curam dan licin di beberapa titik.


Meski begitu, jalur Timbanuh tetap menarik bagi pendaki yang ingin pengalaman berbeda dengan suasana tenang dan pemandangan eksotis.

Tips Persiapan Mendaki Gunung Rinjani

Agar pendakian melalui salah satu dari 3 jalur alternatif ke Gunung Rinjani berjalan lancar, berikut beberapa tips penting:

  • Persiapan fisik – Latihan ringan seperti jogging dan hiking sebelum mendaki akan sangat membantu.
  • Perlengkapan mendaki – Bawa tenda, sleeping bag, jaket tebal, serta perlengkapan masak sederhana.
  • Air minum cukup – Terutama jika memilih jalur Sembalun yang sangat panas.
  • Ikuti aturan Taman Nasional – Setiap pendaki wajib registrasi resmi demi keselamatan dan kelestarian lingkungan.
  • Gunakan jasa porter lokal – Jika merasa kesulitan membawa beban berat, porter bisa menjadi solusi.
  • Pilih musim pendakian tepat – Bulan terbaik mendaki Rinjani adalah Mei hingga Oktober saat musim kemarau.


Keindahan Gunung Rinjani memang tiada duanya. Dengan mengenal 3 jalur alternatif ke Gunung Rinjani, yaitu Senaru, Sembalun, dan Timbanuh, pendaki bisa menyesuaikan perjalanan sesuai kemampuan dan pengalaman. Jalur Senaru cocok untuk pemula, jalur Sembalun ideal untuk mencapai puncak utama, sementara jalur Timbanuh memberikan pengalaman tenang jauh dari keramaian. Apa pun pilihan jalurnya, Rinjani selalu menawarkan pesona luar biasa yang membuat siapa pun terpesona. Jadi, pastikan persiapan matang sebelum berangkat agar pendakian Anda ke Gunung Rinjani menjadi pengalaman tak terlupakan.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut