Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Warga Kei Kecil Maluku Tenggara Mengamuk Blokade Jalan, Pasukan TNI-Polri Dikerahkan

Kamis, 20 Mei 2021 - 22:36:00 WIB
Warga Kei Kecil Maluku Tenggara Mengamuk Blokade Jalan, Pasukan TNI-Polri Dikerahkan
Warga memblokade Jalan Jenderal Sudirman di  Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, Kamis (20/5/2021) sore. (Foto: iNews/Rahman Pabar)
Advertisement . Scroll to see content

MALUKU TENGGARA, iNews.id - Warga Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, mengamuk dan memblokade Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (20/5/2021) sore. Pasukan TNI-Polri dikerahkan ke lokasi untuk membubarkan massa.

Warga memblokade jalan dengan melakukan pemalangan sejak Kamis sore dan membakar ban di Jalan Jendral Sudirman Kabupaten Maluku Tenggara itu selama tiga jam. Aksi tersebut mengakibatkan kemacetan selama kurang lebih tiga jam.

Pasukan TNI-Polri yang ada di Tual dan Maluku Tenggara melakukan aksi cepat untuk meredamkan kemarahan massa dan membubarkan aksi blokade jalan. Hingga malam, pasukan gabungan juga masih tetap berjaga-jaga di lokasi kejadian mengantisipasi massa mengamuk.

Aksi massa ini dipicu kejadian Rabu (19/5/2021) malam. Sekelompok warga Desa Dian Darat, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, menyerang warga setempat dengan menggunakan parang serta tombak. Massa juga saat itu membakar dua unit sepeda motor.

Keluarga korban yang tidak terima menuntut agar aparat kepolisian dari Polsek Kei Kecil maupun Polresta Tual untuk secepatnya bergerak menyelesaikan persoalan itu. Massa juga mendesak polisi segera menangkap para pelaku yang melakukan penyerangan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut