Update Gempa Ambon, 2.675 Rumah Rusak, 247.239 Jiwa Mengungsi
“Warga masih percaya hoaks tersebut sehingga mereka mengungsi ke bukit secara tersebar dan sulit dijangkau petugas. Di samping itu, hujan yang turun menyebabkan kondisi kesehatan sebagai salah satu prioritas penanganan,” katanya.
Terkait dengan hoaks, kata dia, BNPB, BMKG dan pemerintah setempat melakukan upaya menangkal hoaks yang beredar di media sosial.
BMKG telah menyatakan bahwa isu akan terjadi gempa besar dan tsunami di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua adalah tidak benar atau berita bohong (hoaks), karena hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat, dan akurat kapan, dimana dan berapa kekuatannya.
Sebelumnya diberikan, gempa bumi dengan Magnitudo 6,5 terjadi pada 26 September 2019, pukul 06.46WIB. Gempa tersebut terjadi pada 40 km timur laut Ambon, Maluku dengan kedalaman 10 km. BMKG merilis tidak adanya potensi tsunami.
Editor: Kastolani Marzuki