Terdampar di Kepulauan Tanimbar, 28 ABK Kapal Motor asal Jateng Berharap Bisa Pulang
Kini, para awak kapal KM Maju Lestari XVI yang berada di Selaru merasa ditelantarkan oleh kapten kapal. Mereka berharap pemerintah daerah setempat membantu mereka pulang ke daerah asal.
Mereka juga berharap kepolisian memeriksa nakhoda kapal. Mereka menilai karena kelalaian nakhoda, menyebabkan kapal mengalami kecelakaan.
Sementara saat dimintai keterangan, Buyung memilih lebih banyak diam. Dia tidak bersedia menjelaskan kronologi peristiwa nahas tersebut.
Buyung hanya mengatakan, kapalnya berukuran panjang 25 meter dan lebar lima meter serta berkapasitas muat 55 ton.
Kanit Intel Polsek Selaru, Brigpol Coosye Rieuwpassa secara terpisah menyatakan kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan kapal. Petugas juga meminta keterangan dari nakhoda dan anak buah kapal.
"Kami juga mendalami informasi dari kru kapal bahwa GPS sengaja dimatikan oleh nakhoda sebelum kapalnya menghantam karang. Saat pemeriksaan kapal, peralatan GPS tidak ada," katanya.
Editor: Umaya Khusniah