Tanggulangi Kelangkaan Minyak Tanah, Pemkab Malra Gelar Operasi Pasar
Warga yang membeli minyak tanah pada operasi pasar itu diwajibkan membawa identitas diri berupa KTP ataupun kartu keluarga. Selain itu juga menjalankan protokol kesehatan (wajib gunakan masker).
"Stok minyak tanah yang disediakan berjumlah 5.000 liter. Jika tidak cukup akan dilakukan lagi besok," kata Arsyad.
Dia menambahkan, operasi pasar minyak tanah juga akan dilaksanakan di wilayah-wilayah lain yang juga mengalami kelangkaan.
Salah satu ibu rumah tangga di Pokarina, Domi Rahalus mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemda Malra dan Pertamina. Kegiatan tersebut sangat membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan minyak tanah dengan harga terjangkau.
"Sangat bagus karena membantu warga. Beberapa bulan terakhir ini kami kesulitan minyak tanah karena langka. Harganya sendiri Rp4.000 hingga Rp5.000 per liter;" ujarnya.
Dia berharap harga minyak tanah di daerah tempat tinggalnya akan kembali normal dan tetap tersedia dengan harga Rp 3.200 per liter.
Editor: Umaya Khusniah