Sumur di Maluku Tengah Mengering usai Gempa M6,1, Warga Krisis Air Bersih
Akibat peristiwa itu, warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan makan, minum dan mandi, cuci, kakus (MCK). Saat ini mereka hanya bisa mengandalkan air keran yang bersumber dari sungai setempat, tapi sering kotor kala turun hujan.
"Karena kondisi ini warga hanya mengandalkan air keran dari sungai yang dipasang di beberapa titik desa, tapi itu juga tidak menjamin pasokan air bersih terus tersedia," katanya.
Dikatakannya dampak dari peristiwa keringnya sumur di Desa Saunulu sangat dirasakan oleh warga yang masih bertahan mengungsi di area dataran tinggi, tidak jauh dari kampung mereka, karena tidak bisa mengakses air bersih yang bisa diambil dari sumur terdekat.
Mengatasi hal tersebut, Tim Relawan Ambon yang membangun posko tanggap bencana di Desa Tehoru, telah menyalurkan selang air berukuran panjang 100 meter kepada para pengungsi, agar bisa digunakan untuk mengakses air bersih dari sungai yang paling dekat dengan lokasi pengungsian.
"Kami sudah menyalurkan selang berukuran 100 meter kepada para pengungsi di Desa Saunulu, semoga bisa membantu meringankan beban mereka untuk mendapatkan air bersih di lokasi pengungsian," kata Sayyed Abdul Basyir Al'Asghar.
Editor: Kastolani Marzuki