SMK Dirgantara Akan Dibangun di Pulau Morotai, Hasil Kerja Sama Pemprov Malut dan TNI AU
Terkait tenaga pengajar, akan dikoordinasikan dengan Dikbud Malut agar mendapatkan guru berkualifikasi baik. Selain itu juga ada tenaga pengajar dari perwira terbaik TNI-AU sebagai instruktur dan pelatih dalam menanamkan kedisplinan.
Sementara itu, Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba menyatakan, selaku kepala daerah, dia sangat bangga, karena untuk pertama kalinya melihat penerjun payung di Malut sekaligus yang juga menandai dibukanya SMK Dirgantara.
“Dengan adanya SMK Dirgantara yang dibangun di Pulau Morotai nanti, akan membuka kesempatan putra-putri Malut bisa menjadi siswa di sekolah tersebut melalui MoU dengan TNI-AU sebagai kado istimewa bagi masyarakat daerah ini,” katanya.
Sementara itu, sejumlah penerjun handal yang diundang untuk memeriahkan HUT ke-21 Provinsi Malut mengaku senang bisa tampil di daerah tersebut. Salah seorang penerjun payung perempuan asal Sulawesi Utara (Sulut), Lieven Jolanda Tauge ketika dikonfirmasi menyatakan pertama kalinya terjun payung di Malut tanpa melakukan gladi, sehingga terasa grogi.
“Grogi tapi bangga, karena dengan adanya SMK Dirgantara bisa memotivasi putra-putri di Malut untuk mencintai kedirgantaran,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah