Siswi SMP Diperkosa 6 Remaja, Ibu-Ibu Demo Polres Seram Bagian Timur Minta Keadilan
Mereka menyebut tindakan pelecehan seksual yang dilakukan para pelaku pantas mendapat kecaman. Sebab perbuatan bejat mereka menginjak-injak harkat dan martabat kaum perempuan selaku penerus peradaban. Para pendemo juga meminta polisi menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.
Kapolres SBT AKBP Agus Joko Nugroho langsung menemui para pendemo. Dia memastikan proses hukum kepada pelaku terus berjalan.
"Dalam hal ini saya menyampaikan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur. Tidak ada yang namanya saya tebang pilih," ujar Kapolres.
Dia juga berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kepada siapa pun.
Sebelumnya pada 15 Februari, keluarga korban telah melaporkan kasus pelecehan seksual tersebut ke polisi. Kronologi kejadian berawal saat korban diajak salah satu pelaku berinisial AR ke rumah orang tuanya di Kota Bula.
Pelaku lalu mengajak korban untuk melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri. Korban menolak namun terus dipaksa pelaku hingga terjadi hubungan tersebut.
Pelaku juga mengajak beberapa teman-temannya untuk melampiaskan hasrat mereka. Korban lalu dilecehkan enam pelaku yang rata-rata masih remaja.
Editor: Donald Karouw