Sejarah 25 Desember sebagai Hari Natal, Memperingati Kelahiran Yesus Kristus
Sextus dikenal sebagai seorang pengelana dan sejarawan Kristen Romawi yang hidup pada akhir abad ke-2 dan awal abad ke-3 Masehi. Dia memiliki peran penting terhadap semua penulis sejarah gereja, di antara para Bapa gereja dan pada seluruh kelompok penulis tawarikh Yunani.
Sebelum itu, kerap kali timbul perdebatan mengenai kapan waktu memperingati Hari Raya Natal. Kala itu, Armenia merayakan setiap tanggal 6 Januari dan Ortodoks Timur menandai pada 7 Januari.
Tetapi, agama Kristen secara luas secara mufakat menetapkan 25 Desember sebagai Hari Natal di seluruh dunia. Kalender Gregorian ditunjuk sebagai kiblat yang banyak dipakai di dunia barat.
Selanjutnya, penetapan hari raya liturgi lainnya juga disepakati kembali. Misalnya Hari Raya Paskah dan Jumat Agung yang tidak mementingkan tanggalnya, melainkan makna dari peringatan tersebut sudah terlaksana sebagaimana mestinya.
Dengan begitu, setiap tanggal 25 Desember dikenal sebagai Hari Raya Natal. Umat Kristiani dapat melakukan ibadah untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus.