Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Seluruh Anggota DPRD Maluku Akan Tes Swab
Pasien meninggal ini juga memiliki komplikasi penyakit bawaan. Hal ini harus menjadi perhatian dalam memberikan banyak edukasi kepada masyarakat sejak gejala penyakit masih dini agar sudah bersedia memeriksakan kesehatan.
"Saya berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan Kota Ambon dan mengakui jumlah pengunjung di Puskesmas juga jauh berkurang sehingga saat kondisi seorang pasien sudah kritis baru ke rumah sakit. Makanya dua atau tiga jam dirawat kemudian meninggal dunia," katanya.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang mengatakan, hasil tes usap di Kantor Gubernur dan ada enam ASN yang dinyatakan positif terpapar virus corona. Saat ini, semua pegawai yang diperiksa harus istirahat di rumah sambil menunggu hasil tes usap cepatnya seperti apa.
"Janganlah ketika selesai dilakukan tes usap lalu ASN bekerja seperti biasa, kemudian ketika diketahui positif baru bingunglah kita. Mmakanya mereka istirahat atau bekerja dari rumah saja dan tidak dibolehkan jalan ke mana-mana," kata Kasrul.
Editor: Donald Karouw