Puasa Arafah Tanggal Berapa? Simak Jadwal, Bacaan Niat, Keutamaan
Mengenai pendapat ulama tentang perbedaan terbitnya bulan harus ikut ke mana umat ini terutama yang berjauhan negeri. Jumhur ulama Malikiyah, Hanafiah dan Hanabilah berpendapat cukup satu tempat melihat bulan, di negara lain ikut lebaran walaupun tempatnya jauh.
Berbeda dengan pendapat Syafi’iyah setiap tempat yang lebih 24 farsakh atau sekitar 57 kilometer sudah tidak wajib ikut ketentuan penentuan di tempat itu atau harus ikut ketentuan pemerintah di mana dia bermukim.
Pendapat Syafi’iyah inilah yang dianut saat ini di Indonesia karena ketentuan lebaran di Mekah tidak diikuti sebab berbeda tempat terbitnya bulan.
Bagi Muslim yang ingin menjalankan Puasa Arafah dan Tarwiyah perlu mengetahui bacaan niat.
Berikut niat puasa Arafah lengkap arab, latin, dan artinya:
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Latin: Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya : Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.
Puasa Tarwiyah
Niat Puasa Tarwiyah lengkap arab, latin, dan artinya:
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Latin: Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.
Dikutip dari Buku Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah karya Hanif Luthfi, Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan sehari sebelum Idul Adha tepatnya tanggal 9 Dzulhijjah.