PTM di Ambon Tidak Berlaku untuk Tenaga Pendidik yang Belum Divaksin
AMBON, iNews.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) digelar di 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Ambon, Maluku. PTM dilakukan secara terbatas dengan 50 persen dari kapasitas jumlah siswa dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Ferdinand Tasso menjelaskan, meski proses belajar dilakukan secara PTM, namun tidak boleh ada euforia yang berlebihan.
Pihaknya tetap mengantisipasi penyebaran Covid-19. Karena itu semua standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat harus dipenuhi sekolah-sekolah.
"Kami tetap antisipasi karena kesehatan menjadi pondasi utama dalam proses pembelajaran sehingga standar harus tetap dipenuhi, menjamin proses pelaksanaan semua dalam kondisi sehat dan berjalan lancar dan sesuai standar," katanya, Kamis (6/1/2022).
Disdik Ambon juga mewanti-wanti agar tidak terjadi klaster baru Covid-19 di sekolah. Guru yang belum divaksin juga tidak boleh mengajar secara PTM.