Polda Maluku Gelar Rakor dengan Kantor Staf Presiden, Bahas Kamtibmas dan Gunung Botak
Kantor staf presiden memonitor situasi lapangan di Maluku. Selain penanganan Covid-19, Staf Presiden juga menyoroti stabilitas Maluku pascakonflik.
"Oleh karena itu ini perlu untuk menjadi semacam kajian bagi banyak orang untuk mempelajari bagaimana proses pemulihan berlangsung kemudian, bagaimana proses penguatan itu berlangsung, dan selanjutnya adalah pengembangan," kata tenaga ahli utama Staf Presiden, Mufti Makarima.
Kabid Humas Polda Maluku M Roem Ohoirat memberi masukan dalam pertemuan itu. Kabid Humas menyinggung penanganan tambang emas di Gunung Botak yang hingga kini polisi masih aktif berpatroli untuk mengawasi tambang liar di lokasi tersebut.
"Ada satu hal saja yang kami sampaikan, pertama tentang Gunung Botak, emasnya itu di tahun 2011 mulai bermunculan, kemudian mendatangkan banyak penambang. Lalu di tahun 2015 ketika ditinjau oleh bapak Presiden, lalu diinstruksikan agar ditutup," katanya.
Editor: Erwin C Sihombing