Saat ini, terdapat 45 posko kesehatan yang siaga di lima kecamatan ditambah layanan keliling. Di posko kesehatan, para pengungsi bisa memeriksakan tekanan darah maupun mendapatkan obat.
"Stok obat tersedia di posko maupun layanan keliling, jadi masyarakat bisa memeriksakan kesehatannya," katanya.
Posko akan terus disiagakan hingga kondisi benar-benar aman, artinya para pengungsi kembali ke rumah.
"Kita menunggu arahan ketua posko bencana jika kondisi aman dan masyarakat sudah kembali ke rumah, pelayanan dapat dilanjutkan di puskemas terdekat," kata Wendy.
Sebelumnya, gempa mengguncang Ambon Provinsi Maluku, Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB atau 08.46 WIT. Pusat gempa berada di darat, berjarak 24 kilometer (km) dari arah Timur Laut, Ambon. Kedalaman gempa mencapai 10 km.
Menurut data BNPB, hingga Sabtu (28/9/2019) jumlah korban tewas mencapai 20 orang. Selain itu 152 orang luka-luka dan 25.000 orang terpaksa mengungsi.
Editor: Umaya Khusniah