Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Pemerkosaan di Halmahera Tengah Berjumlah 6 Orang, 2 Masih Buron

Senin, 18 Oktober 2021 - 11:50:00 WIB
Pelaku Pemerkosaan di Halmahera Tengah Berjumlah 6 Orang, 2 Masih Buron
Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Nico A Setiawan. (Foto: Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Pelaku pemerkosaan di Halmahera Tengah diketahui berjumlah enam orang. Polisi baru menangkap empat pelaku dan dua lagi berstatus buron.

Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Nico A Setiawan, membenarkan kalau dua pelaku masih buron. Empat yang ditangkap sudah ditetapkan tersangka, semuanya merupakan pekerja perusahaan tambang nikel berinisial RR, HL, MS dan SB.

"Salah satunya merupakan pacar korban berinisial RR," kata AKBP Nico di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku, Minggu (17/10/2021).

Korban berinisial NU (18) meninggal dunia setelah diperkosa enam pekerja tambang perusahaan nikel. Dari informasi yang dihimpun, kekerasan seksual ini terjadi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah.

Lalu korban disekap di tempat tersebut dan diperkosa secara bergilir enam orang. Kasus ini terjadi pada Jumat (8/10/2021). Korban diperkosa selama sehari semalam oleh pacar dan teman-temannya.

Sebelumnya berita soal pemerkosaan terhadap NU menyebar lewat aku Twitter, Cahaya Timur @Ghara_H4L3Y0r4. Keluarga bercerita soal nasib tragis yang dialami korban.

Remaja berinisial NU sempat mengalami trauma berat. Dia merasakan sakit sampai tidak bisa jalan dan enggan bercerita mengenai kejadian yang menimpa dirinya itu.

"Seminggu setelah kejadian, organ intim bengkak dan bernanah dan sudah sulit berbicara, akhirnya dirujuk ke RSUD Ternate, dan kemaren adik kami menghembuskan nafas terakhir," tulis akun @Ghara_H4L3Y0r4.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut