Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Dangkal Hari Ini Guncang Bandung Jabar, Cek Magnitudonya
Advertisement . Scroll to see content

Pascagempa Ambon, 15.000 Warga Terdampak Mengungsi

Jumat, 27 September 2019 - 10:48:00 WIB
Pascagempa Ambon, 15.000 Warga Terdampak Mengungsi
Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat di teras RSUD Haulussy, Ambon, Maluku, pascagempa bumi bermagnitudo 6,8 pada Kamis (26/9/2019). (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pascagempa bumi Magnitudo 6,8 yang mengguncang Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (26/9/2019), sekitar 15.000 warga terpaksa mengungsi. Para warga harus meninggalkan rumah mereka yang rusak sekaligus untuk mengantisipasi gempa susulan.

“BPBD Provinsi Maluku mencatat hingga Kamis (26/9/2019) pukul 21.53 WIT, sebanyak 15.000 orang masih mengungsi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam siaran pers, Jumat (27/9/2019).

Gempa bumi Magnitudo 6,8 yang telah dimutakhirkan menjadi 6,5 itu juga mengakibatkan 23 orang meninggal dan ratusan orang luka-luka. Korban tersebar di Kabupaten Maluku Tengah, di Kota Ambon enam orang, dan Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak tiga orang.

“BPBD Provinsi Maluku juga melaporkan lebih dari 100 orang luka-luka akibat gempa tersebut,” kata Agus.

Menurut dia, korban meninggal dan luka-luka karena tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa mengguncang Kamis pagi. Korban luka-luka terbanyak ada di Desa Liang Kabupaten Maluku Tengah hingga lebih dari 100 orang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut