Pandemi Covid-19, Tradisi Malam Ela-ela Dipusatkan di Keraton Kesultanan Ternate
Sebelumnya, pada tahun lalu, sejumlah kelurahan di Kota Ternate juga meniadakan tradisi malam ela-ela pada 27 Ramadan, sebagai salah satu upaya melestarikan tradisi Islam peninggalan leluhur. Sebab, pelaksanaan acara di tengah pandemi Covid-19 yang turut melanda daerah ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus positif.
Imam masjid besar Akehuda Ternate mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke seluruh masyarakat untuk tidak menggelar tradisi ela-ela. Warga diminta tetap di rumah agar pandemi Covid-19 tidak semakin parah.
Menurut dia, pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate bersepakat, untuk tradisi malam ela-ela hanya dirayakan dengan menyalakan obor atau pelita di rumah masing-masing. Orang tua dapat mengawasi anak-anaknya untuk tidak berkumpul melakukan aktivitas tradisi malam ela-ela.
"Bahkan, untuk malam takbiran dapat dilakukan di rumah masing-masing tanpa harus berkumpul di suatu tempat yang dapat mengundang orang berkerumun," katanya.
Editor: Maria Christina