Kunjungi Halut, Mentan SYL Lihat Proses Tanam dan Panen Padi dengan Sistem Mekanisasi
Kedatangan Mentan SYL ini juga mendapat sambutan hangat dari Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba. Menurutnya, kehadiran Mentan SYL merupakan berkah tersendiri masyarakat Malut.
"Kemarin saya dengar (Mentan) mau ke sini, Ini rahmat. Saya cari beliau ke Jakarta belum sempat jumpa, tapi beliau yang mengantarkan dirinya sendiri ke sini," ujar Ghani.
Sebelumya Mentan SYL bersama rombongan mengunjungi Pulau Buru Maluku.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Malut, Rizal Ismail menyebutkan, Malut menjalankan dua program strategis pertanian. Pertama, Program Maluku Utara Menanam dan kedua, Gerakan Orientasi Ekspor untuk Rakyat Sejahtera.
"Ini turunan dari Program Gratieks dan Grasida. Tahun depan kita akan usahakan target mendorong kelapa, pala dan cengkih," ujar Rizal.
Dia menambahkan, terdapat 5.600 ton pala dan kelapa 233.000 ton per tahun. Bila produksi komoditas tersebut dibenahi, akan dapat memenuhi orientasi ekspor komoditas pertanian dari Malut.
Malut mendapatkan total bantuan senilai Rp42,41 miliar lebih yang teralokasikan pada subsektor tanaman pangan, prasarana dan sarana pertanian, perkebunan dan hortikultura. Sedangkan untuk Kabupaten Halut mendapatkan bantuan sebesar Rp9,31 miliar lebih.
Editor: Umaya Khusniah