Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Danjen Kopassus Memburu Perusuh Konflik Ambon di Tengah Bidikan Sniper dan Bom

Jumat, 28 Januari 2022 - 15:03:00 WIB
Kisah Heroik Danjen Kopassus Memburu Perusuh Konflik Ambon di Tengah Bidikan Sniper dan Bom
Letjen Nyoman Cantiasa saat menjabat Danjen Kopassus 2019-2020. (Foto: kopassus.mil.id).
Advertisement . Scroll to see content

Rupanya, saluran komunikasi TNI - Polri telah disadap oleh perusuh. (Arjuna-2 merupakan panggilan sandi Nyoman Cantiasa sebagai Kepala Seksi Operasi Kosektor-1) 

Situasi kemudian mereda selama dua hari yang ternyata digunakan perusuh untuk menggalang kekuatan kembali. Menjelang malam 21 januari 2001, mereka menyerang lagi pos - pos dari berbagai arah. 

Dari hasil observasi para perusuh menempati gedung - gedung kosong yang telah rusak dikoyak kerusuhan. Aparat setempat yang pada umumnya lebih mengedepankan kegiatan pembinaan warga, belum menguasai teknik perang kota. Tetapi, rapat tetap segera digelar Kosektor-1 dengan aparat setempat untuk menyerang perusuh di gedung - gedung kosong. 

Tanggal 22 Januari 2001, pukul 02.00 dini hari, Nyoman Cantiasa segera menghadap Panglima Kodam XVI Pattimura Mayor Jenderal M Yasa untuk melaporkan perkembangan situasi terakhir karena perusuh semakin berani dan brutal. Ketika itu Kodam sedang mendapat bantuan Batalyon Gabungan (Yon Gab) Kopassus - Paskhas - Marinir di bawah pimpinan perwira Kopassus Mayor Ricky Samuel. 

Kosektor-1 segera mendapat bantuan satu kompi Yon Gab dengan unsur utama Kopassus dibantu Paskhas dan Marinir. Sasaran utama Hotel Wijaya II yang menjadi sarang perusuh dan sniper. Batalyon Pemukul Sektor juga diperbantukan untuk mengamankan lingkaran luar hotel yang akan diserbu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut