Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Duka, Universitas Pattimura Ambon Kehilangan Seorang Guru Besar

Selasa, 17 November 2020 - 08:28:00 WIB
Kabar Duka, Universitas Pattimura Ambon Kehilangan Seorang Guru Besar
Resimen Mahasiswa Unpatti menggotong peti mati Prof Semmy. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Jabatan guru besar atau profesor bidang ekologi kuantitatif, oseanografi biologi dan oceanografi fisika, disandang almarhum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 687/A4.5/KP/2008 tertanggal 6 Oktober 2008.

Selama 30 tahun mengabdi di Unpatti, dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Sumberdaya Alam (PPLH-SDA) pada 2000 dan Asisten Direktur Program Pascasarjana Unpatti periode 2010-2014.

Sejumlah penelitiannya terpublikasi secara nasional dan internasional. Tak hanya itu, dia juga kerap menjadi narasumber dan pakar dalam berbagai kegiatan di bidang perikanan dan kelautan, baik di dalam maupun luar negeri. Dia pum aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Prof MJ Saptenno mengatakan Prof Semmy pribadi yang bersahaja dan sederhana. Dia menjadi panutan bagi generasi penerus di Unpatti.

Semasa tugas dan pengabdiannya, almarhum selalu siap untuk memajukan Unpatti. Seluruh karya dan karsa yang didedikasikannya pada Unpatti akan menjadi sejarah bagi perguruan tinggi tersebut.

"Almarhum selalu siap untuk memajukan universitas dalam rentang waktu yang penuh amanah dengan karya dan karsa yang tercatat dalam sejarah Unpatti," katanya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut