Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT, Lebih dari 5.400 Warga Mengungsi
Sementara itu, Aam mengatakan pemerintah daerah setempat telah menetapkan status siaga darurat bencana alam erupsi Gunung api Lewotobi Laki-Laki selama 14 hari.
“Ini terhitung sejak 1 hingga 14 Januari 2024. Melalui penetapan status, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan sumber daya untuk penanganan darurat, khususnya penanganan warga yang mengungsi,” ucapnya.
Saat ini kata Aam, pemerintah daerah yang dibantu TNI dan Polri membantu mengoperasikan dapur umum yang berada di Kantor Camat Wulanggitang, tepatnya di Desa Boru. Di samping itu, Polri juga membuka dapur umum portabel. Kedua fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan makan dan minuman warga di beberapa titik di kecamatan tersebut.
“Dua dapur umum lainnya beroperasi di Desa Konga, yang dioperasikan oleh Kementerian Sosial dan TNI,” ujarnya.
Aam pun memastikan BPBD bersama mitra lainnya terus memenuhi kebutuhan untuk mengoptimalkan pelayanan di pos pengungsian. Mendukung upaya ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur bekerja sama dengan Bank NTT membuka donasi masyarakat untuk membantu pelayanan para pengungsi.